BERSEPEDA DI BULAN PUASABersepeda di bulan puasa atau pada waktu anda sedang berpuasa kenapa tidak ? Dengan memilih waktu yang tepat dan membatasi waktu bersepeda maka bersepeda di bulan puasa akan tetap membuat anda bugar. Niatkan kegiatan bersepeda anda supaya anda menjadi orang yang sehat dan kuat. Berikut beberapa alternatifnya :
1. Jika anda tidak secara rutin melakukan olah raga di pagi hari maka bersepeda santai sejauh 8-15km (jalan datar) dengan waktu tempuh 45-90 menit atau kecepatan sekitar 10km/jam, dimulai setelah sholat subuh sampai dengan jam 6.30-7.00, hal ini tidak akan melelahkan atau membuat dehidrasi. Sabtu atau minggu cukup untuk menjaga kebugaran anda, jika dilakukan secara group akan membuat anda lebih bersemangat. Patokan waktu tempuh dan jarak diatas hanya merupakan contoh, anda bisa mencoba dengan sesuai kemampuan tubuh anda sendiri.
2. Untuk yang hobby sepeda dan inginkan keringat lebih atau berlatih, maka malam hari setelah tarawih anda bisa melakukan kegiatan bersepeda dengan aman menggunakan bantuan lampu khusus sepeda yang bisa si beli di toko accessories sepeda. Mata kucing (reflektor) harus dipasang guna memberikan tanda bahwa anda adalah pengendara sepeda. Celana training panjang dan baju training lengan panjang dan helm sebaiknya di gunakan selain untuk menjaga dari udara dingin dan angin. Rute yang anda tempuh sebaiknya rute yang sudah anda kenal karena waktu dan jaraknya bisa di perkirakan, rute on road biasanya menjadi favorit selama bulan puasa.
3. Jika anda ingin menghemat waktu dan tidak ingin berkeliaran di luar rumah, anda bisa menggunakan sepeda statis (jika memilikinya) dan program jadwal berlatih anda misalkan seminggu 2-3 kali masing-masing selama setengah jam. Untuk yang hobby, trainer sepeda yang di pasang pada bagian belakang sepeda anda dan akan menyerupai sepeda statis, durasi berlatih terserah anda. Anda juga bisa melakukannya sebelum waktu berbuka.
4. Siang hari pada waktu terik matahari (10.00-14:00) bersepeda pada waktu anda berpuasa dengan jarak yang relatif jauh dan kondisi jalan dengan kontur yang berat akan menyebabkan anda haus lalu dehidrasi dan menyebabkan lemas, pusing, tenggorokkan kering, keram dan kemungkinan akhirnya menyebabkan anda terpaksa berbuka puasa.
5. Dengkul merupakan aurat maka seyogyanya celana anda dipanjangkan sampai menutup lutut. Selamat menunaikan ibada puasa, tetap bersepeda selama bulan puasa. Jaga sikap & hati supaya tidak dapet cuma haus dan laparnya doang.
Sumber : www.mtb-indonesia.com
